Wednesday, June 21, 2017

RAPAT 1

Meeting  antara sekdes, perbekel dan prajuru Karang Taruna membahas tentang rencana ke depan dalam membantu pelaksanaan pemerintahan di tingkat desa seperti mencari potensi di desa yg patut dikembangkan , post yang perlu dibantu oleh pemerintah (Bansos) serta pengelolaan Bumdes ! bpk Sekdes menjelaskan untuk tahun 2017 belom ada anggaran untuk karang Taruna untuk pembangunan, mulai thn 2018 mulai digenjot. Mereka juga mengajak Karang Taruna untuk membantu BUMDES dalam implementasinya agar tidak seperti sekarang sakit! dari pihak Karang Taruna mempertanyakan SOP di BUMDES apakah Ada? sehingga kita bisa mengauditnya.... dan juga saran2 marketing khususnya:

a. BUMDES toko upayakan harga di toko BUMDES lebih rendah dari harga barang distributor lainnya, memfasilitasi pedagang eceran barang dagangan dgn cara kredit hal ini bisa menekan barang yg kadaluarsa di stok Toko Bumdes, setelah upaya dari kita maksimal, agar masyarakat tahu juga bahwa BUMDES itu adalah usaha bersama yang didanai oleh pemerintah sebagai perangsang pertumbuhan ekonomi tingkat desa.
kedua di intern toko penualan sudah pakai retail (komputerisasi) keakuratan dalam perhitungan dagangan tinggi dan juga disertai disiplin dalam inventory barang dagangan minimal triwulan harus ada pengecekan barang dagangan, bila ada discrepancy agar pengelola yg bisa bertanggung jawab.
b. BUMDES simpan pinjam, aturan yg dipakai seperti di LPD dan diselaraskan sama aturan pemerintah agar jangan ada kata-kata kita memberikan bantuan pinjaman kepada orang untuk beli beras/ makan bukan untuk merangsang / menumbuhkan ekonomi. karena kalo demikian arus simpan pinjam , kredit akan terhambat di jalan.
membantu memberikan pinjaman kpd usaha rumah seperti usaha jajan, pihak kantor kepala desa, sekolah2 atau usaha2 yg memerlukan jajan untuk konsumsi agar membelinya sehingga uang muter di satu desa.
c. BUMDES sampah, .......kalo bisa usahakan bank sampah, sambil jalan kita tetap sharing....!
Menyambung penjelasan sekdes ttg anggaran belum ada di tahun 2017 kami prajuru Karang Taruna merasa agar tidak vacuum mengusulkan program jangka pendek seperti
a. melindungi biota laut adalah yg utama untuk menjaganya sehingga dikemudian hari bisa lestari kita bisa tingkatkan wisata bahari di Bali Utara (snorkeling, dolphin, fishing). kerja nyatanya yaitu dibuatkan Peraturan Desa ttg Biota Laut di desa BUkti. sehingga orang tidak semena-mena memperlakukan kekayaan alam kita seperti penangkapan paki racun dan pengambilan terumbu karang.
b. Mengaktifkan Sadar Wisata yaitu mengajak masyarakat agar menjaga lingkungan sekitar bebas sampah dan juga pelaksana wisata lainnya seperti sopir-sopir transport serta penyewaan scooter bisa difasilitasi tujuannya agar pemuda yg bisa nyopir dan berbahasa inggris bisa memperoleh pendapatan dari kesempatan yang ada.
kerja nyatanya berupa mediasi ke semua management villa yg ada di desa BUkti agar menggunakan sopir dari desa bukti bukan dari daerah lain seperti sopir Lovina yg sering menjatuhkan harga trip (cek-in, cek-out, tour dll.) kami akan megaturnya dengan menunjuk seorang sebagai ADMIN utuk komunikasi dari pihak villa sehingga Admin akan mengatur secara adil untuk bergilir memberikan peluang ke sesama anggota sopir transport. juga admin akan memfasilitasi kebutuhan scooter untuk tamu-tamu yg ada di villa.
jika ini berhasil faedah akan di dapat dari 3 lini : villa tidak merasa khawatir akan qualitas sopir dan akan mendapat fee dari sopir, sopir living in harmony, admin akan mengumpulkan fee dari sopir sebagai POT untuk kas Karang Taruna.
Suksma
"Bersama Kita Bisa"

No comments:

Post a Comment

Pedoman Karang taruna

klik me!